Visi dan Misi Sekolah

A. Visi SMP Negeri 8 Cilacap

BERIMAN,  BERBUDI LUHUR, BERPRESTASI DAN BERJIWA MANDIRI“

Kami memilih visi ini untuk tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Visi ini menjiwai warga sekolah kami untuk selalu mewujudkannya setiap saat dan berkelanjutan dalam mencapai tujuan sekolah.

Visi tersebut mencerminkan profil dan cita-cita sekolah yang :

  1. Berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian
  2. Sesuai dengan norma dan harapan masyarakat
  3. Ingin mencapai keunggulan
  4. Mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah.
  5. Mendorong adanya perubahan yang lebih baik
  6. Mengarahkan langkah-langkah strategis (misi) sekolah.

Untuk mencapai visi tersebut, perlu dilakukan suatu misi berupa kegiatan jangka panjang dengan arah yang jelas. Berikut ini merupakan misi yang dirumuskan berdasarkan visi di atas.

B.  Misi SMP Negeri 8 Cilacap :

Misi SMP Negeri 8 Cilacap adalah :

1). Meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama yang dianut dan etika moral, sehingga menjadi sumber kearifan dalam ber-tindak.

2). Mengkondisikan warga sekolah untuk berdisiplin dan berbudi pekerti luhur lewat keteladanan sikap dan perilaku serta tindakan.

3). Melaksanakan  pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang di-miliki.

4).  Menumbuhkan semangat untuk berprestasi bagi semua warga sekolah.

5). Mengintegrasikan pendidikan ketrampilan/wirausaha pada mata pelajaran muatan lokal dan ekstra kurikuler.

Misi merupakan kegiatan jangka panjang yang masih perlu diuraikan menjadi beberapa kegiatan yang memiliki tujuan lebih detil dan lebih jelas. Berikut ini jabaran tujuan yang diuraikan dari visi dan misi di atas.

C. Tujuan SMP Negeri 8 Cilacap

Tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan dasar mengacu pada tujuan umum pendidikan  dasar yaitu meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.

Sedangkan secara khusus, sesuai dengan visi dan misi sekolah, serta tujuan SMP Negeri 8 Cilacap adalah mengantarkan siswa didik untuk:

1).    Praktek ibadah bagi siswa yang beragama  Islam  dan Non Islam  dapat berlangsung secara rutin.

2).       Proporsi jumlah tamatan yang diterima di SMA / SMK Negeri minimal 95%

3).    Memiliki group kesenian  Thek – Thek / Kenthongan yang trampil dan mampu tampil dalam event – event di tingkat kabupaten

4).       Rata – rata nilai Ujian Nasional mencapai >6,50.

5).     Memiliki Tim Bola Basket yang mampu menjuarai tingkat kabupaten.

6).     Memiliki Tim Bola Volley yang mampu menjurai tingkat kabupaten.

7).     Memiliki Tim Seni Tari di Sekolah

8).     Tingkat pelanggaran disiplin siswa 0 %

9).     Tercipta hubungan yang harmonis antar semua warga sekolah

10). Tercipta hubungan yang harmonis antara warga sekolah dengan masyarakat lingkungan.

Tujuan sekolah kami tersebut secara bertahap akan dimonitoring, dievaluasi, dan dikendalikan setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Menengah Pertama sebagai berikut:

  1. Meyakini, memahami, dan menjalankan ajaran agama yang diyakini dalam kehidupan.
  2. Memahami dan menjalankan hak dan kewajiban untuk berkarya dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab.
  3. Berpikir secara logis, kritis, kreatif, inovatif dalam memecahkan masalah, serta berkomunikasi melalui berbagai media.
  4. Menyenangi dan menghargai seni.
  5. Menjalankan pola hidup bersih, bugar, dan sehat.
  6. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air.

Selanjutnya, atas keputusan bersama guru dan siswa, SKL tersebut lebih kami rinci sebagai profil siswa SMP Negeri 8 Cilacap  sebagai berikut:

  1. Mampu menampilkan kebiasaan sopan santun dan berbudi pekerti sebagai cerminan akhlak mulia dan iman taqwa.
  2. Mampu mengaktualisasikan diri dalam berbagai seni dan olah raga, sesuai pilihannya.
  3. Mampu mendalami cabang pengetahuan yang dipilih.
  4. Mampu mengoperasikan komputer aktif untuk program microsoft word,  exsel.
  5. Mampu melanjutkan ke SMA/SMK terbaik sesuai pilihannya melalui pencapaian target pilihan yang ditentukan sendiri.
  6. Mampu bersaing dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik dan non akademik di tingkat kecamatan, kota, propinsi, dan nasional.

Mampu memiliki kecakapan hidup personal, sosial, environmental (lingkungan) dan pra-vocasional (sebelum liburan)Pada struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah berisi  sejumlah mata pelajaran yang harus disampaikan kepada peserta didik.  Mengingat perbedaan individu  sudah barang tentu keluasan dan kedalamannya akan berpengaruh terhadap peserta didik pada setiap satuan pendidikan. Program pendidikan terdiri dari Pendidikan Umum, Pendidikan Kejuruan, dan Pendidikan Khusus. Pendidikan Umum meliputi tingkat satuan pendidikan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Pendidikan Kejuruan terdapat pada sekolah menengah kejuruan (SMK).  Pendidikan khusus meliputi sekolah dasar luar biasa (SDLB), sekolah menengah pertama luar biasa(SMPLB), dan sekolah menengah atas luar biasa(SMALB) dan terdiri atas delapan jenis kelainan berdasarkan ketunaan.

Pada program pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP) dan yang setara, jumlah jam mata pelajaran sekurang-kurangnya 32 jam pelajaran setiap minggu. Setiap jam pelajaran lamanya 40 menit.  Jenis program pendidikan di SMP dan yang setara, terdiri dari program umum meliputi sejumlah mata pelajaran yang wajib diikuti seluruh peserta didik, dan program pilihan meliputi mata pelajaran yang menjadi ciri khas keunggulan daerah berupa mata pelajaran muatan lokal. Mata pelajaran yang wajib diikuti pada program umum berjumlah 10, sementara keberadaan mata pelajaran Muatan Lokal ditentukan oleh kebijakan Dinas setempat dan kebutuhan sekolah.

Pengaturan beban belajar menyesuaikan dengan alokasi waktu yang telah ditentukan dalam struktur kurikulum. Setiap satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. Pemanfaatan jam pembelajaran tambahan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi, di samping memanfaatkan mata pelajaran lain yang dianggap penting namun tidak terdapat di dalam struktur kurikulum yang tercantum di dalam Standar  Isi. Dengan adanya tambahan waktu, satuan pendidikan diperkenankan mengadakan penyesuaian-penyesuaian. Misalnya mengadakan program remediasi bagi peserta didik yang belum mencapai standar ketuntasan belajar minimal.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.